Masalah Hati

Masalah hati
Tak tau apa yang ku rasakan sekarang,  hati ini berbeda dari biasanya, hati yang bingung dan bimbang terhadap suatu masalah. Masalah yang aku bingung dibuatnya. Masalah itu bukan tentang cinta, bukan keluarga, bukan teman bukan siapa-siapa. Namun ini masalah hati yang menyangkut sikapku yang akan aku lakukan. Mungkin lebih tepatnya, ini berhubungan dengan akidah, akhlak diriku.
Akidah dan akhlak, apakah aku terlalu lebai menyangkut dan menibatkan kata tersebut?
Tetapi ini berhubungan dengan sedekah. Ya sedekah, menurut teman2 yang biasa saja menyangkut masalah itu. Tapi bagiku penting karena aku mendapat kiriman dari grub WA, ini dia :

💥Untuk Kita yang Senantisa Berdosa💥

Termasuk perkara yang dapat membantu seseorang meraih kesuksesan di akhirat adalah agar dia menjadikan di setiap bulan atau setiap hari untuk sedekah kepada orang miskin walaupun sedikit, walaupun 5rb, 2rb atau 1rb setiap harinya.

🍂🍂🍂
Karena sesungguhnya manusia, yaitu kita semua adalah orang yang senantiasa berdosa kepada Allah ta'ala. Dan sesungguhnya sedekah dapat memadamkan kemarahan Allah ta'ala.

🌳🌳🌳
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

والصدقة تطفىء الخطيئة كما تطفىء الماء النار

_"Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api."_ *(HR. Tirmidzi, shahih)*

🍁🍁🍁
Sudahkah kita rutin bersedekah setiap hari atau setiap bulannya? Jika belum maka sudah waktunya dan sudah sepantasnya kita sisihkan sebagian dari anggaran kita untuk bersedekah.

🌴🌴🌴
Bersedekahlah di jalan-jalan kebaikan secara rutin *walaupun secuil*. Semoga Allah ta'ala menghapus dosa-dosa kita. Aamiin )

Aku yang berada dalam kondisi ekonomi yang terpuruk merasa kesal pada diriku, karena mengapa yang ku minta selama ini, bagaimana caranya agar aku memperoleh uang, uang dan uang. Seakan akan uang ini segalanya. Dan aku lupa akan membantu orang lain.
Dan di sini aku belajar dalam kondisi bagaimanapun,apapun,dimanapun,kapanpun dan apalah namanya itu,
SEDEKAH. OK TEMAN-TEMAN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Arus

Are You Okay?

Alone