TASBIH DAN SEPASANG BONEKA JERAMI
Tahun 1950, disebuah kampung yang jauh dari suasana perkotaan, dimana belum ada satupun bangunan semen kokoh, megah dan tinggi, yang ada hanyalah rumah terbuat dari kayu nan sederhana. Belum ada jalan raya yang ada hanya jalan pebatuan, jalan yang dipenuhi lumpur jikalau datang musim penghujan. Kampung tersebut belum di arusi listrik, tiap rumah hanya diterangi obor dan lampu minyak tanah. Nama kampung tersebut ialah Padang Belimbing. Asal muasal nama tersebut karena dulunya kampung tersebut ialah suatu padang yang banyak ditumbuhi buah belimbing. Masyarakatnya hidup dengan sederhana, penuh kedamaian, keramah-tamahan dan saling tolong menolong antara satu sama lain. Raja Lelo (23 tahun) laki-laki gagah, disiplin, dan berasal dari keluarga yang berada. Keluarganya merupakan orang yang terkaya dikampungnya, walaupun demikian, ia sangatlah dermawan dan tidaklah membeda-bedakan orang lain, karena itulah yang diajarkan oleh keluarganya semenjak ia kecil. Menjelang Magrib datang, anak-anak...