Keadilan harus ditegakkan
H-1 lebaran idul fitri 1440 H, aku dan ibu membersiapkan diri untuk pergi ke pasar membeli kebutuhan hari raya. Ada beberapa yan belum di beli kemaren seperti beberapa potong ayam, lontong, santan dan bumbu-bumbu penyedap. Untuk menghindari desak, kerumunan pasar, kami berangkat jam 05:30 dan bayangkan pulang jam 09:10, lama sekali. Membuat lama ialah membeli santan, semua orang pada antri membeli santan, di toko satu membludak, di tokosatu lagi juga membludak. Apa boleh buat, harus mengantri demi membuat rendang tercinta. Lamanya antrian, membuat aku lelah, dan mengharuskan aku mengambil kursi untuk duduk didalam antrian. Hanya aku yang antri pakai kursi, tetapi banyak ibu-ibu yang antri berdiri, tapi tak apa, aku lakukan sesuka hati ku, asalkan tidak menyalahi aturan. Aku sempat memperbolehkan mereka duduk bersamaku, namun mereka menolah, memilih untuk berdiri saja. Membuat aku tidak suka disini adalah, banyaknya orang yang menyelonong antrian, banyak orang yang kenal dengan ...