Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2021

Jangan sedih ma

Mama gak boleh sedih ya Sejak mengantar adek, adikku yang paling bungsu untuk mengikuti tes masuk pondok, mama sering sesih. Sering menangis.  Waktu itu, setelah satu hari mengantar adek dari Pekanbaru, dikarenakan HP mama rusak, jadi panggilan telepon yang yang masuk ke HP mama otomatis tertelepon balik. Aku menelpon mama, tapi tidak diangkat dan selang beberapa detik langsung masuk panggilan ke HPku dari mama. Namun,  yang ada hanya suara mama bercerita dengan orang, bukan suara mama didepan telepon. Hal ini dikarenakan kesalahan sistem dari HP mama. Ya karena HP rusak.  Aku menangkap cerita yang mama sampaikan kepada salah satu tetangga di dekat rumah (Mak adang). Mama sedih ditinggal adek (saat itu mama lagi menangis). Pesan dari Mak adang "Sudah jangan menangis juga, nanti Adek gelisah disana, biarlah dia fokus sama sekolahnya" * Ya Allah, begitukah hati seorang ibu?  Aku yang mendengarkan diposisi itu, tidak bisa berbuat apa². Aku merasa bersalah, saat mama men...