Hari kemenangan

Begitu tanpak keceriaan, kebahagian diraut wajah mereka, yang sedang menunggu datangnya hari kemenangan. Hari yang ditunggu-tunggu telah datang.  Anak-anak begitu antusiasnya, dengan mengenakkan baju terbaik mereka. Setelah shalat isya berjamah, anak-anak langsung berhamburan ke halaman mesjid untuk mengikuti takbiran. Suara mercun, kembang api, bersautan dimana-mana. Suara takbir yang menggetarkan hatipun sudah mengisi seantero jagad raya. Luar biasa. Bapak-bapak, ibuk-ibuk begitu sedang melihat anak-anak mereka. Mereka duduk diteras mesjid menyaksikan keberangkatan anak-anak mereka untuk malam takbiran. Mobil telah disiapkan, dihiasi dengan bermacam pernak pernik, yang memukaukan yang terlihat seperti mesjid. Tiap kubah yang mereka buat menabjubkan, kubah emas, biru, putih, perak masih nyal lagi. Tak lupa pula, dengan aneka lampu warna warni, lukisan warna warni,pita-pita berkilauan. Mereka menyiapkan mixrofon, beduk, gendang, rebana, tabuh untuk mengiringi takbiran malam ini. MasyaAllah luar biasanya.

Mereka juga berkeliling menyusuri tiap sudut kota ini.membuat aku terpukau, adalah barisan panjang anak-anak, ibuk-ibuk yang memenuhi jalan raya, yang dihiasi oleh obor-obor yang mereka pegang. Cahaya orange yang menyala ditengah gelap gulita,ditambah lantunan shalawat dan takbir, begitu berkesan mendalam ke lubuk hatiku terdalam.

Motor, mobil beriringan, klakson semberautan seperti mereka ingin sampai cepat ke tempat tujuan. Dan aku tak sabar ingin melihat  kemeriahan lainnya.

Salam mimpi NAHDAH AYATILLAH

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Arus

Are You Okay?

Alone