Sial betul...
Kenapa, kenapa dan kenapa ini terjadi padaku. Lagi, dan lagi aku sial...
Ini akibat kurang kehati-hatian. Dulu, pernah isikan paket internet Rp 52.000, salah nomor, dan itu gara-gara kurang satu angka. Satu angka mempengaruhi segalanya. Hingga aku harus ganti rugi.
Yang kedua, salah kirim paket juga, Rp 27.000. Seharusnya aku mengirim ke no si A, aku mengirimkannya ke no si B. Aku SMS no si B untuk memberitahunya, SMS pertama kukirim, namun tidak ada balasan. Aku berdoa supaya Allah memberikan jalan terbaik, dengan cara dia membayarnya 😀. Hari magrib, azan kerkumandang, aku berbuka, segera aku melangkahkan kaki ke mesjid. Aku berdoa agar orang tersebut, paham dan mengerti bahwa itu bukan hak dia,sehingga dia mau membayar. Lagi-lagi aku tak pantang menyerah, sms kedua kalinya ku SMS , dan sayang tidak ada balasan. Aku pasrah, sudahlah mungkin itu rezeki dia.
Waktu terus berjalan, aku terus melayani pembeli yang membeli.
"Kak ini bayar paket tadi"
Aku kaget bukan main. Adik-adik pemilik no si B tadi datang untuk membayar uangnya. Bahagia bukan main aku. Karena yang pertama Kekuatan doa. Allah langsung menunjukkan bukti kekuasaannya, doaku langsung dikabulkan karena ini bulan Ramadhan juga, waktu yang paling baik untuk berdoa.
Kedua, kabar gembiranya aku tidak harus membayar uang Rp 27.000.
Memang inilah yang membuat aku tak putus asanya untuk selalu berdoa kepada Allah dimana saja, kapan saja,dalam kondisi dan situasi apa saja. ***
Dan sekarang teman, kabar buruk lagi. Bahwa waktu aku lembur, di konter lain, aku kurang paham dengan catatan buku setok kartu yang ada disana. Sehingga kesalahannya aku tidak tau, sebuah kartu hilang, seharga Rp 105.000. Malang,,,, kenapa ya?? Kok bisa hilang? Kutanyakan juga pada orang yang jaga pagi sebelum aku, memang tidak ada kartu itu. Tapi dimana coba?? Lenyap, tanpa tanda-tanda. Jadi disini, ada 3 kemungkinan, pertama: jika ditemukan saya tidak ganti rugi, kedua: jika tidak ditemukan aku akan ganti rugi 105k, ketiga : jika ditemukan akan ganti rugi bersama leni (anak jaga pagi)
Dan disini aku banyak-banyak berdoa, supaya kartu itu ditemukan, agar aku tidak ganti rugi. Dimana mumpung bulan ramadhan, dimana doa diijabah oleh Allah S.W.T
Keep patient nahdah. Semangat... Allah bersama orang-orang sabar.
Salam mimpi, NAHDAH AYATILLAH
Komentar
Posting Komentar
Tanggapan :