Kejadian yang sangat mengerikan
Kejadian ini terjadi pada tanggal 3 juli 2018, dimana pemunguman sbmptn akan diumumlan pukul 17:00. Hari hariku yang selalu dihantui sebelum kedatangannya, menyekik leherku, membebani tubuhku akan beratnya berita akan kabarnya.
Dan pagi itu datang, usai shalat subuh, tak tau kenapa hal2 buruk sudah menghantui benakku, semuanya, kabar2 buruk memenuhi ruang otakku.
Tangis pecah, tisu tak henti ku ambil untuk menghapusnya. Lebih dari satu jam, tak kunjung usai tangisku. Kucoba untuk tidur menenagkan diriku, namun tak berhasil. Dalam posisi tidur,aku masih menangis mengeluarkan air mata. Aku takut mengecewakan orang2 sekitarku, mamaku, papa, adik dan kakak ku. Serta keluargaku yang disini, tanjung pinang. Kucoba tenangkan diri, namun diri ini sulit untuk berkompromi. Dia lebih sok tau dengan apa yang akan terjadi nantinya.
Hari itu juga aku tetap masuk kerja di konter. Jantungku berdebar-berdebar setiap melihat jam, pagi, tengah hari, siang.
Dorrrr pukul 14:20 adikku sarah memberikan kabar bahwa pemungumannya di majukan pukul 15:00.
Tak kurang dari satu jam, jantungku mau copot, sampai-sampai untuk melakukan pekerjaanpun aku tak sanggup. Karena aku tubuhku sulit untuk dikendalikan. Kucoba hitung kartu-kartu dikonter, tangan ku gemeteran. kucoba menghitung total pendapatan, tanganku salah pencet. Susah sekali.
15 sebelum pukul 15:00, aku selesai dengan tugasku. Ku coba pergi ke mesjid terdekat untuk melihat hasil nantinya. Tempat ini ku pilih, adalah tempat terbaik, tempat yang dicintai oleh Allah, tempat penuh dengan rahmat. Allah lah yang akan jadi saksinya. Seandainya gagal, aku sudah pasrah dan akan aku luapkan disana, dengan sang pencipta yang akan senantiasa mendengarkan keluh kesa hambanya.
10 menit sebelum 15:00 aku putuskan ambil wudhu, dengan buru-buru aku pergi ke toilet, 7 menit sebelum 15:00 aku lihat hpku jantungku semakin kencang berdegup, rasanya mau copot. Aku coba berbanring, sungguh lama sekali rasanya. 5 menit sebelum 15:00, 3 menit sebelum 15:00 aku bangkit, ku lihat hp itu tetus.
Napas,,, jangan kau terengah-engah, jantung, tenang. Aku baca ayat2 suci Al-quran, dan kondisiku mulai membaik, nafasku mulai stabil, jantungku pun begitu. Jam nya mundur, dari detik 10 sampai ke detik 5 hingga 00:00:00.
Ku ambil nafas panjang, ku pencet tombol hp dengan baik2 baik, ku teliti dijid angka demi angka, sudah benar.
Dan......
Komentar
Posting Komentar
Tanggapan :