JURNAL KELANGKAAN SUMBER DAYA PERIKANAN





JURNAL
PENGANTAR ILMU EKONOMI
‘’KELANGKAAN SUMBER DAYA PERIKANAN’’





 





Disusun oleh :
Nahdah Ayatillah
180254241022
Ilmu Kelautan
Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan


Tujuan :
1.     Mengetahui pengertian dan defenisi kelangkaan sumber daya perikanan
2.     Mengetahui faktor penyebab kelangkaan sumber daya perikanan

PENDAHULUAN

Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Berbagai upaya dan cara dilakukan oleh masyarakat dan negara untuk memanfaatkannya. Sumber daya alam merupakan modal utama bagi suatu negara untuk kesejahteraan rakyat. Indonesia memiliki luas laut mencapai ribuan kilometer, dengan potensi sumber daya alam yang besar. Seperti yang telah dijelaskan bahwa luas wilayah perairan Indonesia mencapai 2/3 dari luas keseluruhan negara Indonesia maka secara logika sumber daya alam Indonesia sangatlah besar.
Di Indonesia sebenarnya pemanfaatan sumber daya alam di daratan sudah hampir mencapai 80% mungkin lebih. Tetapi ternyata untuk sumber daya perairan Indonesia masih belum optimal pemanfaatannya yaitu sekitar 30% saja. Hal ini membuktikan bahwa dunia perikanan Indonesia masih besar potensinya untuk dikembangkan bahkan Indonesia sendiri bisa menjadi negara maju dengan dunia perikanan ini.
Jika kita teliti kita bisa lihat negara negara maju seperti contohnya Jepang. Mengapa Jepang bisa menjadi negara maju? Selain dari teknologi mereka yang sudah sangat maju, alasan lainnya mereka mempunyai banyak industri industri perikanan seperti pengolahan pengolahan perikanan, budidaya perikanan, teknologi penangkapan yang jauh lebih modern daripada Indonesia. Hal inilah yang menyebabkan indonesia semakin tertinggal bahkan “terpuruk” dari negara negara lain. Selain hal tersebut di Indonesi telah bayak terjadinya kelangkaan sumber daya perikanan dari waktu ke waktu dengan beberapa faktor yang akan dibahas.





KELAGKAAN SUMBER DAYA PERIKANAN

1.     Pengertian dan Defenisi Kelangkaan Sumber Daya Perikanan

Sumber daya alam merupakan segala sesuatu yang berada dibawah maupun diatas permukaan bumi termasuk tanah yang sifatnya masih potensial serta sifatnya belum dilibatkan dalam proses produksi untuk meningkatkan tersedianya barang dan jasa dalam perekonomian. Sedangkan barang sumber daya merupakan sumber daya alam yang sudah diambil dari dalam atau dari atas permukaan bumi dan siap digunakan serta dikombinasikan dengan faktor-faktor produksi lain sehingga dapat dihasilkan produk baru yang berupa barang atau jasa bagi konsumen maupun produsen. Barang sumber daya yang dipakai dalam proses produksi dapat meningkatkan produksi barang dan jasa bila dikombinasikan dengan faktor produksi lain. 
Sedangkan yang dimaksud dengan Perikanan menurut Undang-undang nomer 31 tahun 2004 pasal 1 ayat 1 yaitu Semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya ikan dan lingkungannya mulai dari pra produksi, produksi, pengolahan sampai dengan pemasaran yang dilaksanakan dalam suatu bisnis perikanan. Jadi sumber daya perikanan merupakan segala sesuatu yang berada disekitar laut atau perairan termasuk terumbu karang juga pohon mangrove yang sifatnya masih potensial serta sifatnya belum dilibatkan dalam proses produksi untuk meningkatkan tersedianya barang dan jasa dalam perekonomian. Sumber daya perikanan merupakan sumber daya yang dapat diperbaharui (renewable resources = flow resources).
Kelangkaan dapat diartikan situasi atau keadaan di mana jumlah sumber daya perikanan yang ada, dirasakan kurang atau tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia.


  

2.      Faktor Penyebab Kelangkaan Sumber Daya Perikanan
a.     Over Fishing
Pengertian overfishing adalah penagkapan ikan yang berlebihan sehingga mengganggu keseimbangan ekologi laut. Untuk mencegah overfishing dilakukan langkah-langkah seperti pembatasan jumlah hasil tangkap, pengaturan waktu tangkap, pengaturan ukuran hasil tangkap (ukuran panjang atau berat), pengawasan jenis alat tangkap yang digunakan, penerapan sistem zonasi dengan membagi kawasan

b.     Ancaman Kepunahan Ikan Endemik Indonesia karena Kurangnya kegiatan budidaya
              Ancaman kepunahan ikan endemik diperparah dengan kurangnya upaya untuk meningkatkan jumlah ikan endemik melalui kegiatan budidaya. Hal tersebut disebabkan antara lain tingkat kesulitan ikan-ikan endemik tersebut untuk dilakukan pemijahannya secara buatan. Ketersediaan benih yang hanya berasal dari alam membuat proses budidaya tidak berjalan lancar karena adanya ketergantungan terhadap pasokan benih  dari alam.
Kebijakan revitalisasi perikanan dengan bertumpu pada peningkatan jumlah ekspor ikan (Munggoro dan Armansyah, 2008), menjadikan kesempatan populasi ikan endemik Indonesia untuk bereproduksi dengan kegiatan budidaya semakin sedikit. Hal ini disebabkan permintaan akan ekspor yang tinggi dan waktu untuk bereproduksi bagi ikan yang lama sehingga menimbulkan ketidaksabaran bagi pelaku perikanan untuk membudidayakannya.

c.      Banyaknya Perburuan terhadap salah satu spesies perikanan
Seperti perburuan yang dilakukan terhadap ika hiu. Bagian yang diambil kebanyakan dari ikan hiu adalah siripnya. Perburuan sirip hiu adalah pemindahan atau pemotongan sirip dari ikan hiu yang masih hidup. Ikan hiu lalu dilepaskan kembali ke laut. Beberapa negara telah melarang praktik ini dan hanya mengizinkan seluruh tubuh ikan hiu dibawa ke pelabuhan sebelum siripnya dipotong. Hiu yang dikembalikan ke laut dalam kondisi tanpa sirip tidak mampu bergerak secara efektif, dan mereka akan tenggelam ke dasar laut dan meninggal karena sesak nafas akibat tekanan air laut dalam yang tinggi, atau dimakan oleh predator lain. Perburuan sirip hiu dijadikan sumber pendapatan alternatif bagi kapal penangkap ikan karena sirip hiu bersifat ringan, berukuran kecil, namun memiliki harga yang sangat tinggi. Selain itu, hiu juga terkadang menjadi tangkapan sampingan secara tidak sengaja.

d.     Fenomena ilegal fishing dan ironi negara bahari
Sudah bukan rahasia umum lagi, kalau fenomena pencurian ikan (ilegal fishing) di perairan Indonesia menjadi sangat marak. Kegiatan penangkapan ikan secara ilegal oleh kapal berbendera asing di perairan indonesia, bukan terjadi beberapa tahun terakhir ini saja. Akan tetapi kegiatan ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun. Maraknya pencurian ikan secara ilegal (ilegal fishing) oleh kapal asing merupakan fenomena yang kontras dan menyakitkan hati masyarakat kita. Betapa tidak kekayaan laut kita dengan seenaknya dirampas oleh nelayan asing, sementara nelayan kita tidak bisa menikmati hasil laut sendiri.

e.       Pencemaran laut
Pencemaran laut juga bisa terjadi akibat adanya aktivitas pertambangan lepas pantai. Ketika pertambangan lepas pantai dilakukan, akan ada limbah yang dihasilkan. Karena berada di tengah laut, satu-satunya tempat pembuangan dari limbah tersebut adalah di laut. Karena mendapat tumpahan minyak, kondisi air laut akan berubah sehingga akan mengganggu ekosistim laut, kehidupan organisem laut.


KESIMPULAN
Kelangkaan sumberdaya perikanan adalah kelangkaan dapat diartikan situasi atau keadaan di mana jumlah sumber daya perikanan yang ada, dirasakan kurang atau tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia. Faktor dari kelangkaan sumber daya perikanan adalah Over fishing, kurangnya kegiatan bududaya perikanan, banyaknya perburuan terhadap salah satu spesies perikanan, banyaknya perburuan terhadap salah satu spesies perikanan, Fenomena ilegal fishing dan ironi negara bahari, pencemaran laut. Tujuan dari pengeloalaan sumberdaya perikanan itu sendiri yaitu untuk menjaga ketersediaan stock ikan di perairan agar tidak habis. Maka dari itu, kita harus dapat menggunakannya sebaik mungkin, sebab kesalahan dalam memanfaatakan sumber daya yang dapat diperbaharui ini dapat mengakibatkan kerugian yang sifatnya kontinyu pula.


 DAFTAR PUSTAKA

https://www.scribd.com/doc/55653368/kelangkaan-sumberdaya-perikanan-dan-faktor-penyebabnya
http://tugas-abah.blogspot.com/2016/02/makalah-sumber-daya-perikanan.htm
https://id.wikipedia.org/wiki/Perburuan_sirip_hiu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Arus

Are You Okay?

Alone