Mendekati Ramadhan
Tinggal beberapa hari lagi masuk bulan Ramadhan.
Bulan Ramadhan yang penuh keberkahan, bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim di Indonesia dan seluruh dunia. Bulan yang tak pernah aku bayangkan penuh dengan keceriaan dan kebahagiaan. Sungguh sulit untuk di ungkapkan dengan kata-kata.
Its so beutifull
Kumpul bersama keluarga, buka bersama, shalat tarawih ke mesjid, sahur bersama, semuanya bersama-sama.
Makan bersama ini lah momen yang jarang kami lakukan dirumah, saat bulan ramadhanlah bisa melakukannya, karena pada hari biasa, kami makan suka-suka kami, mau nonton, mau di meja makan dan tanpa kumpul di meja makan, dan itu tidak komplit.
Dan, hari-hari aku lewati dengan suka cita, hidup yang penuh dengan keceriaan,kebahagiaan, rainbow, dan masih banyak lagi
Setiap buka WA pasti sering kali aku melihat story H-20, H-19, H-18 dan sekarang H-17 memasuki bulan Ramadhan. Aaaahh pasti orang-orang tak sabar memasuki bulan Ramadhan. Namun, ada yang sedikit berbeda denganku, setiap kali melihat status itu, hatiku sedikit menangis, karena aku akan memasuki kali kedua bulan Ramadhan, serta lebaran tanpa berada disekeliling keluargaku, mama,papa, kakak dan adik-adikku.
Aahh rindu aku pada rumah, rindu aku ingin memeluk mama, rindu aku ingin bergurau dengan papa, rindu aku ingin berkelahi dengan dengan adik-adik, rindu aku ingin bercerita dengan kakak. Semua nya.... Aku rindu. Sudah lama kami belum berkumpul bersama, 3 tahun mungkin, bahkan lebih.
Kapan kita mau foto bersama?
Kumpul sekeluarga?
Ada mama,papa,kak bunga, sarah,asyraf dan adek?
I want.
Ya Allah di segerakanlah
Sedih? Sedikit
Bahagia? Itu yang harus aku tumbuhkan
Karena aku pernah berjanji pada diriku, aku akan mencoba untuk bertahan disini, aku harus sarjana, baru aku pulang. Itu yang sampai saat ini menguatkanku, yang sampai saat ini menjadi pengikat tubuhku untuk selalu bertahan disini, di Tanjungpinang. Jikalau ada urusan lain, mana tau aku sampai di Padang. Allahu'alam.
Tutup mata sejenak, kaburkan ingatan rindu akan rumah, dan bangun emosional kebagaiaan, kesenangan disini, karena disini aku masih banyak keluarga,teman dan sahabat yang mencintai dan menyayangi aku sepenuh hati.
Terima kasih keluargaku, terima kasih orang-orang tercintaku.
Aku sayang kalian
Ya Allah, permudahlah urusanku, urasan keluargaku, orang-orang terdekatku,orang-orang yang aku sayangi dan aku cintai.
Aamiin
My home My sweety
Komentar
Posting Komentar
Tanggapan :