Si Anak Pemberani dan Si Anak Special
Inilah dua buah novel yang dipilih oleh adikku. Novel karya Tere Liye. Si Anak Pemberani novel yang dipilih oleh Afifa, adik perempuanku dan Si Anak Specil novel yang dipilih oleh Asyraf adik laki-laki ku. Pemberian novel ini sengaja aku lakukan, agar yang pertama bisa menimbulkan motivasi dalam hidup mereka untuk masa depan, kedua agar mereka bisa giat untuk membaca.
Lastas aku kaget, kenapa judul novel
diatas menggambarkan sifat dan karakteristik mereka. Afifa lebih tertarik dengan
judul Si Anak Pemberani dari sekian judul yang aku tawarkan (Si Anak Kuat, Si Anak Special, Si Anak Pintar, Si Anak Pemberani, Si Anak Cahaya, Si anak Badai) begitu juga dengan
Asyraf.
Aku bisa melihat keberanian Afifa, bahwasanya ia memang sosok perempuan yang pemberani. Terlihat keberaniannya melanjutkan sekolah untuk esok hari. Dia sekarang sedang persiapan untuk masuk Gontor. Seusianya sekarang yang masih berusia kira-kira 15 tahun siap untuk melanjutkan sekolah esok hari di Gontor. Dan dia siap untuk ditempatkan dimana saja, baik di Jawa maupun di Sumatera. Sungguh aku kagum atas keberanian adikku. Ditambah lagi kejutan yang ia berikan, bahwasanya ia ingin melanjutkan sekolah ke Turki. MasyaAllah. Kadang aku merasakan, disaat seusianya, aku belum mampu untuk bermimpi tinggi. Namun ia bisa. MasyaAllah, Alhamdulillah
Begitu juga dengan Asyraf, memang novel tersebut dapat menggambarkan sifat darinya. Bermula saat aku menawarkan list novel padanya. Disayangkan novel yang ia harapkan kosong, sehingga harus diganti dengan judul novel “Si anak Cahya by Tere Liye”. Mungkin ada rasa keberatan muncul padaku. Entah kenapa, dengan judul itu aku khawatir nanti tidak membacanya. Karena aku percaya pilihan pertama selalu mendekati kebenaran.
Aku searching-seaarching tentang novel Si Anak Specil dan parangraf ini pun kelaur
“ Kenapa Bapak dan
Mamak sejak kecil selalu bilang ‘kau special Burlian’. Itu cara terbaik bagi
Bapak dan Mamak untuk menumbuhkan percaya diri dan keyakinan yang menjadi pegangan
penting setiap kali aku terbentur masalah, kau selalu special.
Buku ini tentang
Burlian, si anak keras kepala yang
memiliki masa kecil sangat special. Kelak dia akan mengelilingi dunia,
menyaksikan betapa luasnya dunia dibandingkan luasnya kampung halamannya”
Merinding aku dibuatnya. Memang betul
sekali, narasi diatas menggambarkan sifat Asyraf. Sifatnya yang keras kepala,
dan dulu sewaktu kecil dia juga seorang yang special bagi nenekku. Karena ia adalah satu-satunya cucu laki-laki bagi nenekku, hingga banyak sekali
kespesiallan yang ia dapatkan dibandingkan cucu perempuan lainnya. Seperti contoh, Asyraf tidak boleh kenapa-kenapa bagi nenek, kerjanya santai tidak ikut dalam
melakukan perkerjaan rumah, alasannya sederhana. Iya karena ia laki-laki.
Dan entah
kenapa juga, akupun rela membelikannya lagi novel Si Anak Special, dengan
harapan agar dia bisa membacanya. Aku pun mulai heran, apakah dia special? Apakah
adik laki-lakiku special? Karena aku mau membelikan apa yang dia inginkan? entahlah yang terpenting kalau aku bisa melakukannya, InsyaAllah aku sanggupi dengan syarat harus dia baca sampai selesai.
Si anak pemberani dan Si Anak Special, aku berharap dapat diambil hikmah dan pelajaran bagi mereka, adik-adikku. Aamiin. Aku juga berharap bahwasanya aku ingin membaca novel-novel tersebut, bukan hanya itu saja, tetapi semua karya dari Tere Liye. Aamiin
Komentar
Posting Komentar
Tanggapan :