Rudi (Kakak yang Kuat) Part 1

Bismillah, Assalamualaikum 

Kali ini aku ingin bercerita tentang temanku, mudah-mudahan dapat memberi inspirasi, motivasi dan pembelajaran bagi kita. Aamiin

Ia bernama Rudi, merupakan teman sekelasku di kampus, dengan jurusan yang sama Ilmu Kelautan. Ia anak yang baik, ramah, suka membuat lelucon dan suka nongkrong bersama teman-temannya di warung kopi. Hingga Ia dan kawan-kawannya sering dijuluki dengan Geng Ganet.

Mungkin bagiku Ia seperti laki-laki pada umumnya, biasa-biasa saja tidak ada yang special. Namun, semua itu berubah, ternyata dia memiliki kelebihan yang tidak aku sangka, termasuk juga tak disangka-sangka oleh sahabatku Zuhro dan Mona.

Saat itu, kami dari Jurusan Ilmu Kelautan sedang melaksanakan LDK (Latihan Dasar Kempemimpinan) tepatnya pada bulan Ramadhan tahun 2019. Tentu saja pada bulan tersebut kami sedang berpuasa dan menjalankan kegiatan seperti kebanyakan orang diantaranya: puasa, berbuka, shalat taraweh, sahur dll.

Berbuka puasa telah usai, aku dan kawan-kawan mendapat jatah untuk mencuci piring dikarenakan kami special, sedangkan sahabatku pergi ke mesjid untuk menunaikan shalat magrib, taraweh, isya dan pengajian.

Terdengar suara imam dari mesjid. Surah yang dibacakan yaitu Surah Al-kahfi dan Surah Aljumuah.  Lantunan ayat Suci Al-Quran yang terdengar dengan indah. Lantas karena penasaran aku bertanyalah kepada zuhro, ternyata yang menjadi imam tersebut adalah Rudi.

Aku kaget bukan main, ternyata ia memiliki kelebihan yang luar biasa dibandingkan dengan teman-teman yang lainnya.

Aku belajar dari dia bahwa " Don't judge people by it's cover". Memang dia suka nongkrong, merokok juga, bukan anak organisasi keislaman. Namun memiliki kelebihan yang tidak banyak dimiliki oleh teman-teman lainnya. "Pengen deh adek laki-laki aku bisa jadi imam shalat, bisa doa, ceramah, dekat dengan mesjid. MasyaAllah..." heheheeh di-aamiin-in yakkk.

Saat kegiatan berlangsung dia tampil ditengah kami semua untuk menyampaikan sesuatu.

Yang ia sampaikan: Ia memiliki impian mengajak ayahnya untuk bisa menyaksikan wisuda ia kelak, karena sejak SD,SMP, dan SMA ayahnya tidak pernah menghadiri acara perpisahannya. Entah kenapa, apa yang ia sampaikan sama persis dengan apa yang aku alami. Membuat aku bersedih dan menangis. Dulu saat aku SD, SMP, SMA papa juga tidak pernah menghadiri acara perpisahan sekolahku, terima rapor, rapat dll.  Yang selalu hadir pasti mama (Hmmmmmm bikin aku mewekk aja. Kadang kalau diingat-ingat malu juga, nangis tiba-tiba begitu saja, tanpa diketahui alasannya oleh mereka)

Sejak kejadian itu aku juga memiliki impian untuk mengajak kedua orang tuaku melihat wisudaku esok hari. Ingin aku persembahkan hadiah terbaik untuk papa dan mama esok hari. Ingin aku persembakan untuk mereka orang-orang yang aku cintai, sebuah impian kecil untuk melukiskan senyuman manis di pipi kedua orangtuaku saat aku memakai baju wisuda nanti, dan kupersembahkan untuk  papa dan mama. InsyaAllah,  Aamiin

****

Cengeng itu lah gelar yang menempel padaku darinya. Mungkin disini aku dapat membela diri, kenapa tidak, karena hati perempuan sensitive mudah untuk merasakan apa yang ia rasa dan pikirkan. Perkatakan cengeng mungkin dapat aku balaskan padanya. Tapi kenyataannya, tidak mungkin, walaupun bercanda aku tak tega hati. Aku tau rasa kesedihan mendalam yang ia rasakan, apalagi sejak ituuuuu.

Aku mendengar kabar kepergian ibu tercintanya. Allah lebih menyanyagi ibunya, dan semenjak itulah hari-harinya berubah, tak seceria biasanya, banyak murung dan sedihnya. walaupun dia mencoba sekuat yang dia bisa untuk menguatkan dirinya, tetapi kesedihan yang dia rasakan terhembus sampai pada orang-rang di sekitarnya. Kehilangan sosok ibu yang dicintai pasti amatlah berat dirasakan. 

Semoga Allah menjadikan ia menjadi pribadi yang kuat lagi tabah. Menjadi anak yang bisa membanggakan ayahnya, bisa merasakan kebagiaan saat wisudah nanti bersama ayah dan adik² tercinta Aamiin.

Semoga rudi bisa menjadi kakak yang bisa membimbing adik-adiknya. Menjadikan adik-adiknya orang yang beruntung, bahwa meraka beruntung memiliki kakak yang hebat. Aamiin

Semoga ibu Rudi berada di sisi Allah, di surga-Nya Aamiin.

Bismillah semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin

Wassalamualaikum





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Arus

Are You Okay?

Alone