Rudi Part 2
Bismillah, Assalamualaikum
Setelah menyelesaikan tulisan yang berjudul Rudi (Kakak yang
kuat) Part 1, ternyata sang tokoh utama telah membacanya. Kaget lah ya kan. Kok
dia tau… sampai semua judul tulisan telah dia baca. Ternyata dulu aku pernah
memberitahu perihal blogku ke dia (aku lupaaa)
Ini salah satu alasannya, jika dia mengetahui tentang
blogku, dan juga tentang cerita ini. Maka akan terasa sulit bagiku untuk
menulisnya, karena yang pertama harus memikirkan apa yang akan dia rasakan
nanti, kedua banyak pertimbangan-pertimbangan lainnya. (Eaakkk kayak apa aja) Hmmmm
agak berat sih. For example
“Tapi ada sebuah pesan jangan merasa diri lebih baik dari
pada orang lain, karena kita tidak tau bagaimana akhir cerita hidup kita. Bisa jadi
pelaku maksiat yang mungkin anggapan orang-orang sudah sehasta masuk ke Neraka
mendapat hidayah dari Allah dan masuk kedalam Syurga. Emotion senyum nampak gigi”
Pesan WhatsApp dari Rudi.
Nah kan contoh pesan dari Rudi. Merasa bersalah juga sih,
karena menggambarkan karakter dia didalam cerita sebelumnya. Aku mintak maaf
jika ada kata-kata yang kurang mengenakkan bagi tokoh utama. Hal yang
terpenting, semoga tulisan ini bermanfaat bukan hanya bagiku, tetapi bagi para
pembacanya juga. Aamiin
***
Okay mulai dari mana, aku bingung, semoga jari-jemari hati
dan pikiran ini bisa menyatu dalam setiap tulisan yang ku buat. Aamiin
Okayyy Bismillah
Rudi anak yang special ternyata, saking specialnya ada kakak
senior yang mau minjam hati dia… wkwkkwkw. Minjam hati ngapain coba. Ternyata
kakak senior tersebut memiliki rasa terhadap Rudi dan rudi belum
menginzinkannya, dengan alasan kalau hatinya dipinjam Rudi ngak bakal bisa hidup
(lelucon dari Rudi)
Kakak tersebut memiliki niat yang baik, ia bertanya perihal pernikahan,
kurang lebih tanya tentang kesiapan untuk menikah. Kesiapan tersebut saat masih
duduk dibangku kuliah atau setelah tamat dari perkuliahan.
Kaget,,, awal mendengar cerita tersebut, karena kakak senior
yang memiliki nyali sekuat baja, dan keberanian layaknya Khadijah istri Rasulullah
ﷺ. MasyaAllah sekali. Salut luar biasa aku pada
kakak senior tersebut.
Bolehlah ya aku menduga, bahwa kenapa
kakak tesebut memilik rasa kepada Rudi. Salah satunya pasti setalah Rudi
menjadi imam shalat berjamaah di Mesjid saat acara LDK (Latihan Dasar
Kepemimpinan) Kampus,dan juga sifat humorisnya. Sejak itu mungkin dia terus
mencari informasi yang banyak tentang Rudi. Sampai kakak senior tersebut bertanya
perihal hubungan Rudi dengan teman perempuan sekelasku, setelah melihat postingan
Rudi dan temanku Bersama. Kakak tersebut bertanya apakah mereka pacaran. Aku jawab
tidak. Karena aku tau, paling-paling cuma share gitu aja, dan gak mungkin
mereka pacara. (PDnya aku kasih tau kakak senior).
Panjang cerita. Kakak tersebut memiliki
nasib yang kurang baik, karena Takdir belum berpihak kepadanya. Semoga Allah
pertemukan dengan jodoh yang terbaik menurut versi-Nya. Aamiin
Satu hal yang aku pelajari dari kakak
senior. Keberanian yang laur biasa, kesabaran serta ketabahan. Semoga kita
semua diberikan keberanian, kesabaran, ketabahan dan sifat-sifat positive
lainnya dalam menjalani kehidupan kita nantinya. Aamiin
Ternyata memang benar, orang memiliki
kelebihan masing-masing
Disaat satu orang handal disuatu bidang,
tentulah yang lain handal dibidang lainnya.
****
Mungkin ini saja.
Siapapun jodoh tiap hamba-Nya.
Itu pasti versi terbaik dari-Nya
Tugas kita persipakan diri dengan
sebaiknya
Sekian. Wassalamuaikum
Komentar
Posting Komentar
Tanggapan :