Adekku, yang selalu sama

Percakapan pagi ini
"Oktober ini tidak bisa pulang, sudah keputusan dari pusat" Mama sampaipan apa yang dikatakan oleh Adekku, Afifah si Bungsu. 

Tak terbayang bagiku percakapan antara mama dengan dia, bak percakapan antara orang dewasa. Padahal yang aku tau dia adalah orang paling manja, humoris dan tingkahnya paling kocak diantara kami berlima, anak² mama. 
Aku geli hati kalau aku langsung yang mendengarkan perkataan dari mulutnya, Adek. Hahahha

Kata mama dia juga mintak kiriman makanan untuk stok satu bulan (πŸ˜‚πŸ˜‚)
Nahkan tingkah lucu, menggemaskan dia masih saja ada. 
Ngapain coba mintak makanan untuk satu bulan. Berarti dia masih adikku nan polos, dengan alasan didekat asramanya tidak ada makanan yang enak². πŸ˜‚πŸ˜‚

Oh iya aku ingat apa yang tertulis didalam novel "Janji karya Tere Liye". Kalau di Pesantren biasaya makanan enak² itu jarang, suapa para muridnya tidak banyak makan dan nantinya berujung pada kekenyangan hingga tertidur pulas. Hahaha barangkali ini sesuai dg faktanya apa yang dialami oleh adek.


Hmmmm rindu kamu dek
Nanti kapan² kita jumpa lagi ya
Terus menuntut ilmu dengan baik disana
Doakan kami disini
Doakan mama dan papa
Semoga kelak menjadi orangtua yang beruntung karena anak²nya
Aamiin ya Alla

Adek, sehat selalu
Kami sayang adek


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Arus

Are You Okay?

Alone