Batam

Alhamdulillah 
Allah berikan aku kesempatan untuk kesini.
Batam, 28 November 2021

Flash back, 30 September 2017
Saat aku duduk disuatu ruangan. Diluar ruangan tersebut dipenuhi oleh bulu domba yang putih bersih, kapas putih yang melayang dan terbang. 
Aku melompat dari satu kapas ke kapas yang lain, bahagia sekali. Begitulah gambaran yang aku bayangkan saat terbang dari Padang-Batam. Awan² putih bersih yang dilewati oleh pesawat yang aku tumpangi. My journey... Batam

Batam menjadi awal mula perjalananku menuju Tanjungpinang. Tempat aku merasakan suasana yang berbeda. Contoh simplenya perihal cuaca
Saat aku sampai di Batam, kala itu, cuaca amatlah panas. Keringat bercucuran keluar dari tubuhku. Padahal saat itu dalam kondisi tidur, dan memakai kipas angin.

Sampai saat itu "aah gak mau lagi ke Batam".
Namun sekarang yang aku rasakan, tidak seperti itu, mungkin letak geografis yang berbeda dikala itu, atau memang sedang suhu cuaca sedang tinggi
*
Pelajar yang bisa aku ambil disini banyak sekali. 
Mulai dari kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, kisah seseorang yang di pecat karena masalah yang sedang dihadapi, tegarnya sikap seorang istri, sayangnya kakak terhadap adik, nenek terhdap cucu dll. 

Aku ingin, suatu hari nanti bisa mengajak keluargaku, mama, papa, kakak dan adik², serta Bapak, ibu, kakak² dan nenek untuk diajak makan, jalan, membayar makan untuk mereka dll. Beberapa kali pengalaman di traktir itu tidak enak. Aku ingin suatu saat nanti bisa mentraktir keluargaku, org² yg aku sayang nantinya. "Membayangkan jikalau aku org kaya, akan aku traktir mereka (org² kesayanganku) di rumah makan/di resto/cafe". Bayangku, dikala ibu membayar makanan kami. 

Heheheh
Bismillah
Nexy my journey 
Let's goo
I'm ready InsyaAllah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Arus

Are You Okay?

Alone