Apresiasi Masakan

Di tengah Ramadhan
Enaknya masak sendiri
Ini pendapatku

Soalnya kemarin pernah beli sayur, tapi perasaanku sayurnya ini tidak fresh seperti biasanya. Okay dari sini, aku coba putuskan untuk memasak.
Apalagi di akhir bulan. Yaa harus masak

Hmmm masakanku πŸ˜…
Harus apresiasi donk
Aku masak orak arik telur, sayur wortel+terung ditambah seduhan hangat segelas susu.

Pas aku cicip orak arik telurnya (pedas...)
Pas dicicip sayurnya (Hmmmm ini kucoba untuk apresiasi diri) Walupun berat, tetapi berefek pada diriku
Contohnya, hmmm enak. Lantas aku jadi senang. Tidak semerta-merta mencaci masakanku.
Apa yg aku keluarkan dari mulutku, telingaku mendengarnya. Kemudian diolah oleh otak, wooow kemudian aku senang. Simpel menurutku.
Lantas ini kah yg membuat aku bertambah tembam disini? (Pendapat mama dan ibu)
Entahlah
Menurutku semua berawal dari hati (kesenangan/kebahagiaan). Eakkkkk


Okay Nahdah Masak terus ya
Oh iya aku prepare bekal juga 
Hehehe senang? Pasti donk

Because and karena nanti aku bakal prepare bekal buat anak-anak aku juga nanti. InsyaAllah.
Belajarnya dari sekarang (cekatan, ulet, management waktu dll)

Sekian untuk apresiasi masakanku

Terima kasih raga, kamu telah kuat melewati hari yang melelahkan ini
Terima kasih jiwa, kamu telah memberikan aku kekuatan untuk bisa bertahan sampai detik ini
Terima kasih Sang Pencipta telah memberikan aku kesempatan hingga aku belajar tentang banyak hal
Terima kasih untuk semua orang yang aku sayangi dan aku cintai

Terima kasih
Menuju tak terbatas dan melampauinya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Arus

Are You Okay?

Alone