Bogor-Jakarta

Assalamualaikum 
Alhamdulillah perjalananku kali ini dipertemukam dg Ummu Alila, istri Ustadz Felix Y Siauw bersama dengan tim Hijab Alila.

Allah maha baik. Aku pernah berdoa, suatu saat ingin bertemu beliau. Alhamdulillah kesampaian (Tinggal ustadz Felix yang belum). Semoga nanti kesampaian ya Allah
*
Point penting yang aku tangkap bahwa
Hijab Syari: Seseorang yang mau taat kepada Allah, bukan orang yang selalu benar.
Jadi jangan pernah merasa selalu benar.
Jangan menyalahkan orang lain yang berbeda dengan kita.

Disini aku berkenalan dg mahasiswa IPB jurusan ilmu gizi yg sedang melaksanakan tugas akhir.
MasyaAllah nya dia punya agenda untuk istikaf di Masjid Istiqlal. MasyaAllah
Aku menanyakan alasannya
Kenapa di Masjid Istiqlal? Kan jauh dari bogor
Katanya "Biar beda suasananya"
MasyaAllah sekali....
Lah aku?
Sedih aku karena belum mampu seperti dia, serta takjub mendengar semangat orang-orang seperti Nurul (Iya namanya Nurul)
Dia berangkat ke Masjid Istiqlal naik motor, selain itu juga mau ke perpus nasional (sekalian katanya)

Aku juga sempat tanya-tanya terkait LDK di kampusnya. Mereka punya salah satu agenda bulletin di LDK nya. Yang menurutku saat dia menjelaskan, bagiku keren.
Karena ada junior SMA ku yg ikut LDK IPB dan bagiku kegiatannya sangat keren.
*
Aku dan nurul bertukar no WA
Semoga kami dapat menjalin pertemanan yang diawali di Hijab Alila, shalat berjamaah di Masjid At-takwa dan semoga sampai kelak di Jannah-Nya
Aamiin
Dia juga memberitahu terkait kajian-kajian tentang Ustadz Felix, Ustadz Weemar, bacaan bukunya dll. MasyaAllah
Percakapan yang banyak sekali pelajaran yg bisa aku ambil. InsyaAllah

*Stasiun Universitas Indonesia
Seorang anak UI masuk ke dalam kereta

Aku ingat apa yang di bilang ummi alila terkait taaruf.
Jika kamu taaruf, maka seorang calonnya tersebut sebaiknya dan seharus dikenali oleh murabbi/murabbiah masing-masing. Alasannya jikalau muncul masalah di rumah tangganya murabbi/murabbiah lah yang bisa jadi penengahnya dan bisa mendapatkan jalan keluarnya.
Kalau ngak dikenal salah satu murabbi/murabbiah. Agak sulit

Lantas apa hubungannya dg anak UI?
Hahaha "...."
Tadi aja anak IPB yg aktif LDK berbagi cerita dgku kemudian aku terpikir "Bagaimana anak UI bagi waktunya ya? Plus anak LDK
Karena yang masuk ke gerbong kereta adalah anak LDK. (Dia pakai jaket LDK)
Oh iya kali anak ibu kosku juga mahasiswa UI, dia mengajar bimbel, pintar sekolahnya (ini pendapat ibunya, pendapat kawan kosku, serta pendapat jamaah masjid tarawih yg dia adalah teman dari ibunya)

Gak kebayang ya "Gimana kalau aku yang kuliah di salah satu univ yang aku sebut di atas ya?
Wkwkwkw
Untuk lanjut S2 mungkin?
MasyaAllah, Aamiin.
Gimana nanti aku bisa bagi waktu ya?
MasyaAllah aku hanya bisa berkhayal, berikhiar dan berdoa (Azeeek)
Wkwkwkw
Semoga jadi kenyataan. Aamiin

Semangat menuntut ilmu
Melihat mereka yg rajin belajar. Terdorong aku karenanya. MasyaAllah
Bismillah semoga Allah permudah. Aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Arus

Are You Okay?

Alone