Teenager's Love
Remaja laki-laki itu bernama Andrew. Seorang remaja berusia 17 tahun. Percintaannya tak semulus apa yang dia inginkan.
Suatu ketika dia bertemu dengan pacarnya di sebuah taman, namanya Jeni. Keluarga Jeni tidak menyukai kalau anaknya berhubungan dengan Andrew. Ayah Jeni menjemputnya pulang dari taman. Tak berapa lama kemudian merekapun putus. Keluarga Jeni bilang, kalau Jeni akan dijodohkan setelah Jeni selesai dari sekolahnya.
*
Singkat cerita
Aku tidak membela Andrew. Benar, sikap yang diambil oleh keluarga Jeni, karena perbuatan dua remaja tersebut akan menimbulkan hal yang tidak baik.
Masalah perjodohan? Itu urusan masing-masing keluarga.
Kemudian aku berpendapat, kenapa tidak temui ayahnya saja dan melapar Jeni, sebelum dia menikah ?
Sulit, karena Ayahnya tidak suka padanya. Begitu juga pamannya Jeni. Tidak suka pada Andrew.
"Melihat saya saja, mereka tidak suka. Saya dianggap remeh oleh keluarga Jeni" kata Andrew.
"Paman saya bekerja di kantor milik Ayah Jeni. Jadi, sangat tidak mungkin jika saya menginginkan anaknya" tambah Andrew.
"Yah, kamu masih muda, fokus saja pada sekolah dan karirmu. Nanti kamu akan bertemu dengan Jodoh terbaik" Ucapku.
Dia menjawab mantap. "IYA"
Andrew nantinya, ingin menajutkan kuliah S1-nya di luar negeri. Pilihan negara yang ingin dia tuju diantaranya: US, Canada, Korea Selatan, atau Singapore. Jurusan pilihannya bisnis atau computer. Nantinya dia ingin memiliki mobil, rumah, dan ingin sukses secara finansial.
*
Aku mendukung sikap optimis akan planning yang ingin dia capai. Tidak lagi berfokus pada masalah percintaan. "Jika aku sukses, aku akan hidup bersama dengan perempuan yang tulus padaku, bukan yang menyakitiku" Kata Andrew .
Hmmmm (Me)
*****
Mendengar kisah Teenager's love. Kadang gimana gitu... Aku ketawa-ketawa sendiri.
Terpenting adalah fokus pada apa yang Allah ridhoi.
Semoga Allah menjaga kita semua
Aamiin
#Dreams
#Love
#Halal
Komentar
Posting Komentar
Tanggapan :